SENSOR SAURCHING DAN SINKING

1. Sensor PNP — Sourcing

Pada sensor PNP, ketika sensor mendeteksi objek dan ON, sensor mengeluarkan +24 V menuju input PLC.

        Power Supply 24 VDC
        ┌───────────────┐
        │               │
       +24V            0V
        │               │
        │               │
        ▼               │
   ┌─────────┐          │
   │ Sensor  │          │
   │   PNP   │          │
   └────┬────┘          │
        │               │
        │ OUT           │
        ▼               │
     Input PLC           │
       X0                │
        │                │
        └──── PLC COM ───┘

Ketika sensor OFF:

+24V → sensor → ✕ → input PLC

Tidak ada tegangan pada X0, sehingga X0 = OFF.

Ketika sensor ON:

+24V → sensor PNP → X0 → input PLC

Maka input mendapat sekitar +24 V, sehingga X0 = ON.

Intinya PNP

PNP = sensor memberikan +24 V ke input PLC.

PNP → Positive switching → biasanya disebut sourcing.


2. Sensor NPN — Sinking

Pada sensor NPN, ketika sensor ON, sensor memberikan jalur menuju 0 V.

        Power Supply 24 VDC
        ┌───────────────┐
        │               │
       +24V            0V
        │               │
        │               │
        ▼               │
     Input PLC           │
       X0                │
        │                │
        ▼                │
   ┌─────────┐           │
   │ Sensor  │           │
   │   NPN   │           │
   └────┬────┘           │
        │                │
        └────────────────┘
                 0V

Ketika sensor ON, jalur arus menjadi:

+24V → rangkaian input PLC → sensor NPN → 0V

Akibatnya arus mengalir melalui input PLC dan X0 menjadi ON.

Intinya NPN

NPN = sensor menarik/menghubungkan input menuju 0 V.

NPN → Negative switching → biasanya disebut sinking.


3. Perbedaan paling penting

PNPNPN
SwitchingPositifNegatif
Umumnya disebutSourcingSinking
Saat ONMemberikan +24 VMenghubungkan ke 0 V
Arus utama+24 V → sensor → input PLC → 0 V+24 V → input PLC → sensor → 0 V
Output sensor+24 V saat ON0 V saat ON

Cara mengingatnya

Bayangkan sensor sebagai saklar.

PNP:

“Saya kasih POSITIF ke PLC!”

NPN:

“Saya sambungkan PLC ke NEGATIF/0 V!”


Hal yang sangat penting: COM input PLC

Sahabatku, di sinilah sering terjadi kesalahan wiring.

Tidak semua PLC mempunyai konfigurasi input yang sama. Ada PLC yang input COM-nya harus ke 0 V, ada yang harus ke +24 V, dan ada PLC yang input-nya bisa dikonfigurasi.

Jadi jangan hanya melihat sensor PNP/NPN. Kita harus melihat diagram terminal input PLC-nya.

Misalnya PLC tertentu mempunyai:

+24 V ─── Sensor PNP ─── X0
                           │
                         COM
                           │
                           0 V

Maka konfigurasi tersebut cocok untuk PNP.

Sedangkan untuk sistem NPN, rangkaiannya bisa membutuhkan:

+24 V ─── COM/input circuit
             │
             X0
             │
             Sensor NPN
             │
             0 V

Kesimpulan dari rangkaian semua tergantung dari instalasi desainnya semoga sedikit bisa membantu.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top