SISTEM AMF

Sistem AMF (Automatic Main Failure). Jika ATS adalah sakelar otomatis yang memindahkan jalurnya, maka AMF adalah modul elektronik yang bertugas menghidupkan dan mematikan mesin genset secara otomatis (melakukan starter sendiri) tanpa perlu ditarik atau dicolok kunci manual oleh manusia saat PLN padam.

Modul Teknis Tambahan AMF (Sistem Starter Genset Otomatis) yang dirancang sangat praktis untuk siswa SMK, Teknisi, dan BLK Daerah.


SISTEM KONTROL AMF (AUTOMATIC MAIN FAILURE) UNTUK STARTER GENSET OTOMATIS


BAB I: PRINSIP & CARA KERJA SISTEM AMF

Sistem AMF bertindak seperti “tangan tak terlihat” yang memutar kunci kontak genset. Modul AMF memantau tegangan PLN 220V setiap detik.

Alur Urutan Kerja Otomatis:

  1. Deteksi Padam: Ketika listrik PLN padam, modul AMF mendeteksi tegangan drop ke 0 Volt.
  2. Kondisi Kontak ON (Choke & Fuel Valve): Modul AMF mengaktifkan relay untuk membuka jalur bahan bakar (solenoid fuel) dan mengaktifkan cuk (choke) elektrik genset.
  3. Proses Starter (Cranking): Modul AMF mengirimkan arus DC 12V dari Aki (Accu) menuju Dinamo Starter genset selama 3–5 detik untuk memicu mesin hidup.
  4. Proteksi Gagal Starter: Jika starter pertama gagal, modul AMF akan berhenti sejenak (delay 5 detik), lalu mencoba men-starter kembali. Sistem umumnya diseting maksimal 3 kali mencoba. Jika tetap gagal, modul akan mengunci (lockout) dan membunyikan alarm/lampu error bertanda bensin habis atau aki tekor.
  5. Pemanasan Mesin (Warm Up): Setelah genset hidup, AMF menunggu sekitar 5 detik hingga putaran mesin stabil, baru mengirim sinyal ke panel ATS untuk memasukkan arus genset ke rumah.
  6. Proses Mematikan Mesin (Cooling Down): Saat PLN hidup kembali, ATS memindahkan jalur ke PLN. Modul AMF tidak langsung mematikan genset, melainkan membiarkan genset hidup tanpa beban (idle) selama 1–2 menit untuk mendinginkan komponen mesin (cooling down period), baru setelah itu mematikan mesin total.

BAB II: DAFTAR KOMPONEN UTAMA AMF

Pada praktik BLK modern atau aplikasi murah di daerah, kita bisa menggunakan Modul AMF Digital Fabrikan Kompak (Contoh Seri: Deepsea DSE3110 atau Smartgen HGM1790) yang harganya terjangkau namun fiturnya sangat komplit dan aman.

  1. Modul Pengendali AMF (Controller): Unit komputer mini yang membaca sensor tegangan dan mengatur urutan waktu starter.
  2. Relay DC 12V (3 Unit): Sebagai sakelar perantara arus dari modul menuju komponen mesin genset:
    • Relay 1: Jalur Kontak Utama (Fuel/Ignition).
    • Relay 2: Jalur Dinamo Starter (Crank).
    • Relay 3: Jalur Cuk Otomatis (Choke – khusus genset bensin).
  3. Battery Charger Otomatis (12V): Komponen penyuplai arus listrik dari PLN ke Aki genset secara terus-menerus (trickle charge) saat PLN hidup, agar aki genset tidak tekor saat sewaktu-waktu dibutuhkan untuk starter.
  4. Solenoid Aktuator (Untuk Genset Manual): Jika genset di desa masih model ditarik atau pakai kunci kontak manual, teknisi perlu menambahkan komponen solenoid penarik tuas gas/tuas cuk mekanis agar bisa ditarik oleh arus listrik otomatis.

BAB III: DIAGRAM URUTAN WIRING JALUR DC AC-AMF

                             [ AKI / BATTERY GENSET 12V DC ]
                                            │
                                      [ MCB DC 5A ]
                                            │
                     ┌──────────────────────┴──────────────────────┐
                     │            MODUL DIGITAL AMF                │
                     └─┬───────────────────┬───────────────────┬───┘
                       │                   │                   │
                (Output Fuel)       (Output Crank)      (Output Choke)
                       │                   │                   │
                       ▼                   ▼                   ▼
                 [ RELAY FUEL ]      [ RELAY CRANK ]     [ RELAY CHOKE ]
                       │                   │                   │
                       ▼                   ▼                   ▼
                Membuka Jalur        Memutar Dinamo       Menutup Cuk
                 Bahan Bakar         Starter Genset       Udara Mesin

BAB IV: TABEL TROUBLESHOOTING KELAPANGAN UNTUK TEKNISI

Gejala MasalahPenyebab Utama (Root Cause)Prosedur Solusi & Tindakan Perbaikan
PLN padam, terdengar suara cetrek-cetrek pada panel tapi mesin genset tidak mau berputarTegangan Aki (Accu) drop atau sambungan kabel kepala aki kendor/berkerak.1. Ukur tegangan aki dengan multimeter skala DC. Jika di bawah 11.5V DC, aki tekor.
2. Cek komponen Battery Charger otomatis di panel, pastikan mengisi arus saat PLN hidup.
3. Bersihkan kepala aki dari kerak putih menggunakan air hangat.
Genset berputar kuat (cranking), tetapi mesin tidak mau hidup sampai modul errorBensin/Solar habis, atau jalur cuk otomatis tidak menutup rapat saat starter dingin.1. Pastikan tangki bensin penuh dan keran manual dalam posisi terbuka.
2. Setel ulang panjang kawat penarik solenoid choke. Mesin bensin dingin membutuhkan cuk yang menutup rapat agar bensin mudah terbakar di awal starter.
Genset berhasil hidup, tapi 5 detik kemudian langsung mati sendiri secara mendadakSensor tekanan oli atau sensor suhu mesin membaca kondisi tidak aman (Fault Protection).1. Cek volume oli mesin genset, pastikan tidak kurang.
2. Pada modul AMF digital, cek parameter proteksi. Jika sensor oli rusak, bypass sementara untuk memastikan, lalu ganti sensor oli dengan yang baru.
PLN sudah hidup, rumah sudah pindah ke PLN, tapi genset terus hidup tidak mau matiWaktu Cooling Down diseting terlalu lama atau Relay Fuel terkunci/lengket.1. Masuk ke menu program modul AMF, periksa setingan Cooling Time (idealnya 60 hingga 120 detik).
2. Cek Relay Fuel kontak, pastikan posisinya terputus saat modul memerintahkan mesin mati.

Modul AMF ini adalah pelengkap sempurna dari artikel ATS ( SISTEM OTOMASI PANEL ATS-AMF ).

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top