STRUKTUR KERJA PELATIHAN TEHNISI DAN BLK

Struktur silabus dan standar keselamatan kerja


Modul Pelatihan Teknik

PAnduan belajar ini dibagi menjadi 4 bab utama:

Bab 1: Pengenalan Komponen Utama

Biasakan mengidentifikasi bagian mesin sebelum memperbaikinya:

  • Sistem Mekanis: Hopper (corong), screw conveyor (ulir pendorong), molding plate (plat cetakan), dan knocker/ejector (pengetok).
  • Sistem Pneumatik/Hidrolik: Tabung silinder udara, katup solenoide (solenoid valve), dan regulator tekanan udara.
  • Sistem Kelistrikan: Motor 3-Phase, Inverter/VFD (pengatur kecepatan), dan PLC/Touchscreen panel kontrol.

Bab 2: Prosedur Operasional Standar dan maintenance

Teknisi berprinsip merawat lebih baik daripada memperbaiki:

  • Harian: Prosedur Washdown (pembongkaran sanitasi). Penekanan pada area mana yang boleh disiram air dan area kelistrikan yang wajib dilindungi dari air.
  • Mingguan: Pengecekan ketegangan rantai/sabuk konveyor dan penyetelan kawat pemotong (wire cutter).
  • Bulanan: Pelumasan berkala menggunakan Food-Grade Grease (sertifikasi NSF H1) — poin penting karena teknisi sering keliru menggunakan oli otomotif biasa yang beracun untuk makanan.

Bab 3: Troubleshooting

Gunakan metode diagram alir (flowchart) atau tabel logika “Gejala → Penyebab → Solusi” (seperti contoh pada jawaban sebelumnya) agar terbiasa berpikir logis saat mesin error.

Bab 4: Keselamatan Kerja (K3 Industri)

Ini bagian paling krusial untuk teknisi di BLK:

  • LOTO (Lockout/Tagout): Prosedur wajib mengunci saklar listrik utama dan membuang tekanan angin (pneumatik) sebelum tangan teknisi masuk ke area cetakan atau ulir pendorong.
  • Alat Pelindung Diri (APD): Penggunaan sepatu safety antiselip (area pengolahan makanan biasanya basah/berminyak) dan sarung tangan antipotong saat membersihkan plat cetakan tajam.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top